Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuat Premis Dalam Sebuah Novel Beserta Manfaatnya

 Cara Membuat Premis Dalam Sebuah Novel Beserta Manfaatnya

Cara Membuat Premis Dalam Sebuah Novel Beserta Manfaatnya
Pikrepo.com


Menjadipenulis.com – Faham saya, premis adalah landasan atau pokok pikiran dalam sebuah cerita. Premis di dalam sebuah novel mencakup tokoh utama, tujuan, juga penghalang. Dengan adanya premis ini, kita bisa tahu cerita secara garis besar dari sebuah novel. Kita juga bisa tahu apakah novel ini memberikan kebaruan, atau sama saja dengan novel-novel sebelumnya. 

Untuk membuat premis dalam sebuah novel, kita hanya perlu tiga hal. Pertama, si tokoh. Kedua, tujuan si tokoh. Ketiga, penghambat si tokoh. Mari kita bahasa lebih lengkap cara sederhana membuat premis novel.

1. Who

Who berarti siapa. Siapa di sini jelas merujuk kepada orang. Dalam hal ini tentu saja tokoh yang dimaksud adalah tokoh sentra, atau tokoh utama. Si tokoh ini yang kemudian akan membawa cerita dari awal sampai akhir. 

2. What

Kemudian ada what yang berarti apa. Tentu saja, what ini merujuk kepada tujuan dari si tokoh utama tadi. Tujuan ini yang akan menggerakkan tokoh utama dalam menjalani hari-hari, berkelana, bahkan mendobrak suatu halangan. Seperti halnya kita di dunia nyata. Kita akan melakukan apa pun yang bisa dilakukan jika ingin menggapai tujuan. Maka dari itu, tujuan sangat penting dalam sebuah karya fiksi.

3. But

But berarti tapi. Dalam hal ini, but merujuk kepada halangan. Ketika si tokoh utama memiliki tujuan, tetapi proses untuk mencapai tujuan itu tidak selalu mulus. Akan ada halangan dan rintangan yang akan membuat pembaca greget. Nah, di sinilah tumbuh konflik. Jadi, pastikan kamu sudah tahu halangan apa saja yang akan terjadi dalam novelmu. Halangan ini biasanya berasal dari diri sendiri (internal), atau dari luar (eksternal). Kalau halangan dari dalam, biasanya berhubungan dengan mental, penyakit, kebiasaan, dan lain-lain. Sementara halangan dari luar biasanya akan dibawa oleh antagonis. Si Antagonis ini akan melakukan berbagai cara untuk menghalangi tokoh utama.

So, setelah tahu tiga hal pokok dalam premis, mari saya beri contoh.

-Who

Andini

-What

Berusaha mencari ibunya yang menghilang selama tahunan

-But

Saat proses mencari, terdapat banyak gangguan yang mengancam nyawanya.

Jika disingkat dalam bentuk kalimat, premisnya jadi seperti ini:

Andini berusaha mencari ibunya yang menghilang, tetapi aktivitas itu justru malah mendatangkan ancaman terhadap nyawanya. 

Manfaat Premis Dalam Sebuah Novel

Jika kita berhasil membuat premis, maka tandanya kita telah mempermudah diri sendiri dalam proses pembuatan novel tersebut. Kita sudah tahu pokok permasalahan utama. Kita sudah tahu tujuan si tokoh dan penghalangnya. Dari sana, kita bisa lanjutkan menulis sesuai dengan premis yang ada.

Selain itu, jika naskahmu bermaksud untuk dikirimkan ke penerbit, biasanya premis juga sering ditanyakan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui arah cerita. Editor nggak mungkin bisa baca isi novel setebal 200 halaman di awal. Maka antisipasinya, biasanya pihak penerbit meminta premis dan ringkasan novel yang dibuat.

Nah, itulah Cara Membuat Premis Dalam Sebuah Novel Beserta Manfaatnya. Semoga bermanfaat ya.


Posting Komentar untuk " Cara Membuat Premis Dalam Sebuah Novel Beserta Manfaatnya"